Rabu, 15 Februari 2012

PENGERTIAN BROADCASTING TV


BROADCASTING ITU APA?
Broadcasting secara umum dapat diartikan sebagai siaran atau penyiaran. Di awal tahun 2000-an industri broadcasting mulai berkembang di Indonesia secara signifikan walaupun wadah/peluang untuk orang-orang broadcasting sampai saat ini belum terlalu banyak. Tetapi jangan khawatir Junior Broadcaster Indonesia, Anda-lah tumpuan bangsa ini. Hari ini saja puluhan tv lokal beserta partner bisnisnya yakni PH (Production House) dan Agency mulai banyak berdiri artinya peluang Anda untuk berkarya terbuka lebar. Hari ini pula, menjadikan broadcasting satu bidang ilmu pengetahuan yang sebenarnya bukan hal yang baru tetapi menjadi sesuatu yang sangat baru. Indikasinya adalah ada berbagai kalangan yang tidak mengerti apa itu broadcasting bahkan ketika penulis menanyakan langsung kepada masyarakat umum mereka hanya bengong. Lucunya lagi ada yang berpendapat bahwa broadcasting itu orang-orang yang suka mengadakan casting untuk film, walaupun itu adalah bagian dari tugas seorang broadcaster (sebutan orang yang berkecimpung dibidang broadcasting). Toh, pada akhirnya industri broadcasting menjadi industri yang sangat menjanjikan, sebab broadcasting akan terus berkembang seiring perkembangan zaman.

Sebenarnya manusia sejak dulu telah mengenal apa yang disebut dengan radio dan televisi, tetapi sebagian dari mereka ada yang tidak paham bahwa televise dan radio adalah produk atau sarana utama untuk broadcasting meskipun belakangan seiring berkembangnya zaman internet, HP, TV Wall dan jaringan-jaringan multimedia juga termasuk sarana penyiaran (broadcasting). Artinya batasan broadcasting tidak hanya ada pada radio dan televisi.

BROADCASTING SECARA UMUM
Menurut disiplin ilmu komunikasi, broadcasting adalah cabang dari ilmu komunikasi yang berhubungan dengan penyiaran. Di dalam broadcasting sendiri sebenarnya yang paling dominan dikaji adalah bagaimana membuat konten sebuah siaran mulai dari praproduksi-produksi-pascaproduksi, jadi bukan hanya belajar secara teori saja namun di broadcasting mempelajari praktik bagaimana membuat sebuah tayangan/konten yang menarik dan enak dilihat atau didengar, atau menurut teori ilmu komunikasi, bagaimana pesan yang disampaikan sampai kepada khalayak ramai/umum. Karakteristik broadcasting antara lain: memberi informasi, mendidik dan menghibur.

Broadcasting secara harfiah adalah proses pengiriman sinyal/pesan ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya.

Sedangkan menurut UU Penyiaran No. 32 tahun 2002 penjelasan tentang dunia broadcast terbagi menjadi 2 yakni siaran (broadcast: kamus bahasa inggris) dan penyiaran (broadcasting: kamus bahasa inggris) yang masing-masing memiliki definisi sendiri-sendiri.

Siaran adalah pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar atau yang berbentuk grafis, karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak, yang dapat diterima melalui perangkat penerima siaran. Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran. 

SEKILAS BROADCASTING TELEVISI
Gambar televisi pertama muncul pada tahun 1920 di Amerika serikat, sedangkan bentuk pesawat televisi pertama muncul di sebuah pameran New York World’s Fair di tahun 1939 dengan ukuran tv 8 x 10 inch. Sistem televisi elektris sendiri diciptakan oleh Vladimir Katajev Zworykin dan dikembangkan lagi pada tahun 1930 oleh Philo T. Fransworth. Jika dilihat dari sejarahnya dunia broadcast tv yang berkembang pesat tentu memang adalah Negara Amerika dan Negara-negara Eropa sampai hari ini.


Namun munculnya TV swasta di tahun 1990-an di Indonesia membuat kebijakan pemerintah mengenai televisi berubah secara mendasar, dimana monopoli siaran televisi tidak terulang kembali. Kini sejak era siaran tv swasta semarak perkembangan dunia broadcasting tv pun semakin maju terutama di pertelevisian Indonesia yang jika disimpulkan tv di Indonesia terbagi atas empat yakni: Televisi Negara/ Pemerintah, Televisi Swasta, Televisi Komunitas, Televisi Berlangganan. Keempatnya mempunyai potensi untuk berkembang dan menjadi sarana penyampaian informasi, hiburan dan pendidikan. Namun demikian setiap televisi mengadakan siaran dengan berbagai macam jenis program acara baik drama, nondrama dan news. Di tahun 2003 secara serentak tv swasta nasional bermunculan, hal ini tentu membutuhkan program acara yang semakin banyak pula. Nah, pola inilah yang membentuk dituntutnya tenaga-tenaga ahli (kreatif ) yang mampu membuat program acara televisi secara simultan dan kontinu, sebab televisi tanpa program acara tidak akan pernah ada siaran televisi.

Di samping itu televisi memilki karakteristik yang unik antara lain: pesan yang disampaikan untuk khalayak luas, heterogen dan tidak mengenal batas geografis ataupun kultural, bersifat umum, tidak ditujukan untuk pribadi, cepat, selintas, berjalan satu arah, terorganisasi, periodik dan terarah serta mencakup berbagai aspek kehidupan. Dibanding media lain seperti radio, surat kabar, majalah, buku dan lain sebagainya televisi memiliki sifat yang istimewa. Dimana televisi menggabungkan antara media suara (audio) dan gambar (visul), selain itu televisi bisa bersiafat: informatif (information), menghibur (entertainment), mendidik (education), politis (propaganda) atau bahkan gabungan keempatnya. 

[Dari Buku Penulisan Naskah Televisi Format acara Nondrama, News & Sport - Grassindo 2013 - Penulis Anton Mabruri KN ]

10 komentar:

SI mengatakan...

Boleh Tanya bedanya produksi broadcast dan produksi film? kenapa harus ada UU Perfilman dan UU Penyiaran?

www.sinematografer.org

mind 8 pro mengatakan...

Produksi broadcst maksudnya adalah produksi program acara tv bukan? produksi program acara tv dan film itu sama tapi tak serupa. Dilihat dari penggunaan alat produksi itu sama, walaupun ada perbedaan istilah seperti misalnya sutrdara. Ada sutradara tv juga ada sutrdara film keduanya sama-sama men-direct di lapangan. Film itu sudah pasti bisa menjadi bagian konten program acara tv, namun tidak demikian dengan program acara tv, tidak mungkin menjadi bagian dari isi bioskop/teater.

Di web ini juga sudah pernah kami ulas perbedaan video, tv dan film silahkan search. Ya jelas UU film dan UU penyiaran tujuannya untuk mengatur film dan penyiaran, film sudah pasti menjadi media penyiaran tetapi penyiaran belum tentu film. Film juga merupakan cerminan budaya kemajuan suatu bangsa dan film itu murni karya seni, namun tidak demikian dengan penyiaran bisa seni bisa bukan. Tergantung si pembuatnya.

Lia mengatakan...

hemt...
lg ada tugas nii,, suruh broadcasting tentang suka cita pramuka,buat lomba juga,,
bisa bantu gag ?? :(

mind 8 pro mengatakan...

Salam Pramuka...
Bantu untuk apa?

johansikumbang mengatakan...

bro kalo ada kebutuhan buat broadcast equipment, kontek2 yahhh, skalian silaturrahmi.. http://http://globalbroadcastsupply.blogspot.com/, tq bro..

mind 8 pro mengatakan...

Baik Mas Bro... ini alamat kami Mind 8 Production Ruko Tran Depok Cyber Village No. R 26 Jl. KSU Kebon Duren Kalimulya Depok Jawa Barat Tel 021 29502660. ada nomor kontak yang bisa kami hubungi mas Johan...?

Lovepedia ID mengatakan...

Basic yang perlu dipahami dlm pelajaran Broadcast itu apa ya?

mind 8 pro mengatakan...

Dear Lovepedia ID,
Basic yang perlu dipelajari dalam broadcast adalah media itu sendiri. Media dalam hal ini adalah media tv dan radio (media elektronik) bukan media cetak. Itulah yang mebedakan antara multimedia dan broadcast, di broadcast tv prinsip dasarnya crew itu harus bisa membuat konten program tv di sana film (drama), dokumenter tv & feature (nondrama), reportase (news & sport).

Marinda Kriesta Bella mengatakan...

Siang Gan..
Mau tanya ni.. Untuk jurusan broadcasting sndiri itu yg tgasnya bisa dblkang kamera bkan? Sperti tim kreatif dll

Mohon info nya gan..
Terima kasih

mind 8 pro mengatakan...

Dear Marinda,
Broadcast atau broadcasting? Broadcast: Siaran dan kalau broadcasting: penyiaran.. silahkan baca kembali. Mungkin yang kaumu maksud adalah broadcast (siaran). Tim kreatif adalah bagian dari industri broadcast.. jug masih banyak yang lain seperti Penata Kamera, Penata Cahaya, Penata Artistik, Sutradara, Video Editor, Scriptwriter.. dan lain-lain. Kesempatan itu ada bisa kamu dapatkan jika kamu gabung di MIND 8 Course Ruko Tran cyber village No R 26 Jl. KSU Kebon duren kalimulya depok

Salam
mind 8

Poskan Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons