REVOLUSI TV, FILM DAN MEDIA DIGITAL SEGERA DIMULAI

Revolusi televisi, film dan media digital sudah dimulai. Jika dahulu kita menonton program acara televisi dengan cara menatap tajam di depan pesawat televisi, kini rasanya hal itu sudah tidak lagi dilakukan terutama di kota-kota besar. Jika dahulu kita harus menanti program tv favorit kita menunggu di depan pesawat tv, bahkan kita rela mengorbankan kepentingan kita hanya untuk menonton mata acara kesayangan kita. Jika dahulu kita hanya bisa memilih mata acara dari stasiun televisi yang hanya menayangkan jenis itu-itu saja terkadang hingga beribu episode belum juga tamat. Jika dahulu mata acara itu dihitung dengan rating tertinggi yang kemudian iklan pun mengganggu mata acara kesayangan kita sampai kita harus kesal dan mengumpat.

Maka hari ini kita semua tidak lagi menemui hal-hal di atas yang saya sebutkan, mengapa demikian? Televisi berkembang sedemikian rupa begitu juga jaringan internet telah memfasilitasi itu semua, maka hari ini kita tidak akan lagi sesulit seperti hal-hal di atas. Bahkan tersiksanya kita hanya program acara televisi yang seolah-olah menjadi dewa yang harus kita sembah serta kita ikuti apa pun isi yang disampaikan. Kita juga dapat memilih untuk menghentikan sementara (pause), play, fast forward, atau rewind video. Pengguna juga dapat memilih untuk melewatkan (skip) adegan-adegan (scenes) tertentu.

Revolusi televisi, film dan media digital itu dimulai sejak ditemukannya Video-on-demand (disingkat VOD) pada tahun 1990an. VOD adalah sistem televisi interaktif yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang ingin ditonton. Fungsi VOD seperti layaknya video rental, di mana pelanggan dapat memilih program atau tontonan ketika yang ingin ditayangkan. Pilihan program dapat berupa sederet judul film, serial TV, acara realitas, video streaming, dan program lainnya. tidak hanya menonton, khalayak pun dapat menyimpan serta mengunduh program sesuka kita. Untuk menontonnya khalayak dapat menggunakan set-top box dari video yang sudah diunduh, atau menggunakan komputer, ponsel, dan alat-alat komunikasi elektronik lainnya yang berkemampuan mengakses konten audio dan visual. Sebagian VOD memberikan pelayanan dengan sistem pembayaran per tayangan pay-per-view.

Salah satu hal yang ingin bisa dicapai dari industri komunikasi adalah memberikan kontrol yang penuh terhadap para penggunanya. Karena itulah konsep Video-On-Demand coba dikembangkan. Melalui konsep ini pengguna akan memiliki kebebasan penuh untuk memilih apa yang ingin ia lihat. Semuanya berjalan secara interaktif dan menggunakan tombol serta perintah yang sederhana. Bisa pause, rewind, fast forward, atau apapun yang kita inginkan. Melalui VOD juga akan terbuka peluang untuk menyimpan apa yang kita lihat. VOD menjanjikan kepuasan yang sifatnya lebih personal. Kepentingan pribadi satu orang lebih diutamakan dibandingkan kemauan orang banyak.

Jika konsep VOD tersebut diterapkan melalui televisi-televisi komunitas maka akan ada ribuan konten mata acara televisi yang bisa kita nikmati sesuka hati melalui jaringan internet yang kita miliki. Sayangnya untuk memiliki kemampuan streaming VOD yang baik, Anda akan membutuhkan koneksi Internet dan juga bandwidth yang stabil. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan koneksi cable modem atau DSL (Digital Subscriber Line) ketika menggunakan layanan VOD.

Dari berbagai sumber
https://id.wikipedia.org/wiki/Video_on_demand
http://2010125-oka.blogspot.co.id/2012/06/vod-video-on-demand.html

OFFICE
Mind8 TV [Digital TV Komunitas]
Ruko Tran Depok Cyber Village No. 26
Jl. Kalimulya Depok Jawa Barat (500M dari GDC - Grand Depok City/Kota Kembang)
Telpon 021 2950 2660 [Contact: 0813 8154 2604 | 0857 8158 8908 | 0813 1880 2882]
e mail : mind8prod@gmail.com
web : www.mind8production.com
Follow me @mindpro
Like FB Mind 8 corporation

0 komentar: