meta keyword --->

Wednesday 19 December 2018

Cara Memilih Memory SD Card Yang Benar


Artikel ini menjadi jawaban atas banyak kasus tentang mengapa pada saat mengambil gambar dengan kamera tiba-tiba nge-hang, atau pada saat merekam gambar agak terlambat dalam menyimpan (slow respon), atau persoalan di kamera terbaca “no card” padahal slot memory sudah terisi dengan SD card. Dan sejumlah persoalan lain yang menghinggapi para fotografer, filmmaker dan videografer.
SD card adalah kependekan dari "Secure Digital" - ini adalah spesifikasi teknis yang diluncurkan pada tahun-tahun awal abad ke-20 ketika teknologi digital mulai ditemukan, SD Card pertama diciptakan oleh tiga raksasa digital: Panasonic, SanDisk dan Toshiba.

Memory SD card ini telah berevolusi dan akan terus berkembang dalam beberapa cara, akan tetapi dua yang hal terpenting adalah kapasitas penyimpanan dan kecepatan card yang tak bisa dipungkiri. Namun uniknya hari ini bentuk SD card justru makin kecil (kompak) dan memiliki daya penyimpanan yang besar serta kecepatan yang tinggi. Juga telah mengikuti kemapuan kamera dalam menangkap gambar berkualitas tinggi (Full HD, 4K, dan 8K).

Mana yang kamu perlukan saat memilih?
Berikut adalah jenis SD Card yang tersedia di pasaran, kamu harus perhatikan benar-bener kebutuhannya. Jenis-jenis itu antara lain :
• SC (Standard Capacity), jenis ini hanya memiliki batas kapasitas 1MB hingga 2GB dengan menggunakan sistem file FAT16 system.
•,HC (High Capacity) mempunyai kapasitas antara 2GB hingga 32GB, file sistem FAT32.
• XC (Extended Capacity) mempunyai kapasitas penyimpanan hingga lebih dari 32GB bahkan beberapa sudah terdapat 1TB, file sistem FAT32.

Meskipun banyak dari penyedia SD Card dengan akal-akalan memberi lebel “ultra” seolah ia lebih cepat dari “extrem”, bahkan extrem III akan terdengar lebih cepat dari extrem II. Padahal semua itu belum menjadi jaminan.

Panduan utamanya terletak pada kode-kode yang disepakati oleh Asosiasi SD dengan memiliki peringkat numerik. Asosiasi SD card telah menyediakan pedoman untuk mengklasifikasikan kartu berdasarkan kecepatan. Penunjukan kelas 2, 4, 6, 8 dan 10, dilambangkan dengan huruf C dengan nomor di dalamnya. Kelas-kelas ini sesuai dengan kecepatan tulis/rekam minimum kartu. Misalnya kelas 2 untuk kartu yang menawarkan minimal 2 megabyte per detik, kelas 4 untuk 4 MB / dtk, dan seterusnya. Ada juga Ultra High Speed (UHS) kelas 1 dan 3, dilambangkan dengan huruf U dengan angka di dalamnya pada kartu dan menulis pada 10MB / s dan 30MB / s masing-masing. Untuk yang terbaru kelas V, menunjuk pada jenis kelas kecepatan video, menawarkan kelas V6, V10, V30, V60 dan V90 dengan masing-masing sesuai dengan jumlah minimum megabyte yang ditulis per detik.

Mengapa kartu ini tidak berfungsi?
Jika kartu tidak berfungsi, periksa persyaratan di perangkat kamu. Perhatikan kamera yang kamu miliki, mungkin tidak dapat mengambil kartu dengan kapasitas tertentu. Namun bisa jadi kamera kamu juga akan memiliki kecepatan maksimum, maka tinggal sesuaikan. Pada saat yang sama, resolusi atau frame rate yang ingin Anda gunakan untuk rekaman Anda mungkin memerlukan kartu yang lebih cepat. Mengambil video 4K pada kartu kelas C10, misalnya, dapat mengakibatkan kerusakan file atau kegagalan merekam.

Terpenting dari semuanya pastikan untuk menguji kartu kamu di kamera sebelum pengambilan gambar.

Redakasi Mind 8 Pro (AM)


No comments:
Write komentar

Kamu tertarik dengan dunia BROADCAST TV, FILMMAKING, CONTENT CREATORS, MULTIMEDIA, dari kami?
Klik Subscribe untuk update !