meta keyword --->
Showing posts with label TELEVISI. Show all posts
Showing posts with label TELEVISI. Show all posts

Wednesday, 28 April 2021

Jenis Smartphone Untuk Para Konten Kreator

 

Gambar hanya ilustrasi

Menjadi konten kreator boleh jadi menjadi impian Gen Z (generasi kini), banyak dari kamu yang ingin menjadi koten kreator namun terbatas peralatan. Jangan khawatir, menjadi konten kreator tidak melulu harus dengan peralatan yang canggih dan mahal.


Di tulisan kali ini saya akan bahas kriteria-kriteria smartphone yang bisa digunakan untuk membuat konten kreatif, misalnya vlog, video, film, citizen journalist, atau fotografi. Saya akan tidak akan menyebutkan merek lebih dulu yang kita akan bahas adalah berdasarkan kebutuhan kamu untuk membuat konten kreatif secara baik dan sempurna.


Karena sebagian besar konten kreatif adalah mengandalkan hasil audio visual, maka yang paling penting perlu saya bahas adalah dua hal berikut ini:


Audio

Walau tak serumit urusan visual, namun audio mampu membangkitkan mood visul yang kamu buat. Yang paling pokok dalam audio di smartphone adalah mudah untuk dioperasikan, sebab beberapa smartphone kadang malah meniadakan fitur/fasilitas jack untuk sound. Dan menggantikannya dengan bluetooth yang terkoneksi untuk audio. 


Sound di dalam smartphone tidak cukup rumit untuk saya bahas, sebab kebanyakan dari produksi konten kreatif terkadang menggunakan sound terpisah (undirect sound/non digietic). Artinya kamu perlu aksesoris tambahannya untuk menjaga kualitas sound yang kamu harapkan. Biasanya dengan jenis mikropon condensor boom atau clip on condensor yang terkoneksi dengan sound device portable.


Visual

Visual atau gambar ini dihasilkan oleh kamera, maka hal yang pertama kamu tahu adalah usahakan kamera dalam smartphone tersebut telah tertanam OIS atau EIS.


Apa itu OIS dan EIS?

Optical Image Stabilization (OIS) Dilansir dari Ubergizmo, OIS merupakan stabilisasi gambar optik yang digunakan untuk mengatasi masalah umum seperti gambar buram akibat gerakan pengguna (gemetar) atau gerakan kamera saat merekam video.


Fitur ini menggunakan sistem mikro-elektromekanis (MEMS) dengan gyro-sensor untuk mendeteksi gerakan dan menyesuaikan sistem pada kamera. Stabilisasi gambar optik dihasilkan apabila terdapat elemen yang bergerak dalam lensa.


Fitur ini dapat membantu dalam mengkompensasi penggunaan normal gerakan kamera yang tidak diinginkan. Pada praktiknya dapat disertakan beberapa mode untuk mengimbangi gerakan kamera, misalnya menggerakkan dan memiringkan secara horizontal atau vertikal.


Apa itu EIS?

Electronic Image Stabilization (EIS) Berbeda dengan OIS yang sepenuhnya dilakukan secara mekanis, Electronic Image Stabilization atau EIS justru menggunakan teknologi perangkat lunak atau software untuk mengurangi guncangan.


EIS memiliki sensor untuk mendeteksi setiap gerakan yang akan direkam atau dipotret. Sensor pada software ini akan menginterprestasikan setiap gerakan dan memperbaiki frame demi frame. Pada gambar, fitur ini sangat penting dalam proses HDR dan mode malam.


Sementara untuk video, software akan membantu menemukan titik kontras tinggi dan berupaya menjaganya agar tetap selaras. Akan tetapi, penggunaan software ini memiliki beberapa kekurangan di antaranya terdapat distorsi yang tampak aneh pada video dan tepi gambar terpotong saat fitur diaplikasikan, demikian ditulis Android Authority.


Prinsipnya fitur OIS dan EIS dibuat untuk menstabilkan gambar yang kita rekam, mengingat terkadang saat kita merekam cenderung apa adanya.


Fungsi Pixel Kamera

Kamera smartphone hari ini cenderung banyak menjual jenis kamera dengan pixel yang tinggi, misal 12MP, 16MP, 32MP, 64MP sampai 108MP. Berpengaruhkah pada gambar yang kita ciptakan? Secara teori, semakin besar ukuran pixel sensor kamera, semakin banyak cahaya yang bisa ditangkap. Ini sangat berguna saat pemotretan di kondisi low-light atau minim cahaya. Selain itu kondisi low light juga dipengaruhi oleh bukaan pada lensa atau nilai f, maka saya sarankan pilihlah smartphone dengan f yang besar misal f/1.2 atau f/1.8 ini berguna untuk pengambilan gambar low light atau malah hari. 


Saran saya, ketika kamu akan membeli smartphone sebaiknya perhatikan hal-hal tersebut untuk kebutuhan vlog yang kamu garap. 



Oleh 

Mahapatih Anton | Penulis & Contents Creator Film & TV


Sumber literasi :"Mengenal Sistem Image Stabilization OIS dan EIS pada Kamera", https://tirto.id/eGeu

Sunday, 18 April 2021

KEMANA ARAH BELAJAR SMK BROADCAST DAN SMK FILM (RUMPUN SENI AUDIO VISUAL)

 



Berangkat dari kegelisahan saat itu di akhir tahun 2004, yakni banyaknya informasi yang hadir secepat waktu yang berjalan. Di tambah industri penyiaran televisi dan juga industri film tumbuh pesat hingga detik ini. Beberapa SMK Broadcast pun bertumbuhan di setiap provinsi, walaupun pertumbuhannya kalah jauh dengan SMK Multimedia namun keberadaan SMK Broadcast tetap masih sangat diperhitungkan. Menyusul kemudian SMK Film pun diperhitungkan kehadirannya.

 

Masalah demi masalah muncul dari mulai awal berdiri hingga sekarang. Awal-awal SMK Broadcast berdiri, masalah berkutat pada kurikulum dan menjalar ke tenaga pendidik pun hingga kini belum tertangani dengan tuntas. Berganti menteri berganti pula kebijakan, namun dalam hemat saya yang luput dari perbaikan adalah kurikulum. Yang seharusnya secara simultan tahun demi tahun harus berubah, sebab industrinya juga telah mengalami perubahan sangat jauh.

 

Jika dalam kurun waktu 2013 hingga 2017 industri penyiaran tv dan industri film masih menggantungkan penayangannya pada kanal terestrial dan biskop. Maka hari ini sejak tahun 2019 mengalami perubahan total, walau sebenarnya terlambat untuk di Indonesia.

 

Dalam beberapa bahasan di buku yang saya tulis saya bahkan telah memasukkan perkembangan sejarah pertelevisian terkini, yakni televisi digital dan atau televisi internet. Maka dalam perkembangannya ini telah benar-benar menjelma secara nyata, di mana televisi tidak lagi menjadi barang mewah namun telah menjelma menjadi barang pribadi. Televisi tidak lagi berada di ruang tamu, ruang keluarga, ruang kamar, ruang lobby, dan pos kamling. Tetapi televisi dan film telah berada dalam genggaman tangan dan saku baju/celana kita.

 

Perubahan Arah Industri TV dan Film

Televisi digital yang berbasis jaringan internet (IoT - Internet of Thing) kini lebih banyak mengisi ruang-ruang pribadi. Setiap orang tidak lagi diatur oleh kekuasaan stasiun televisi besar, tetapi kita bisa dengan sesuka hati menonton program/konten yang kita sukai. Pemegang kendali kini berada pada penonton bukan lagi pada pemilik stasiun televisi.

 

Saya juga pernah membahas dalam buku saya, sistem penyiaran televisi terbagi menjadi dua yakni :

1) FTA (Free To Air)

2) OTT (Over The Top)


Penyiaran dengan basis Free To Air adalah televisi yang pemancarluasannya menggunakan jaringan terestrial, atau yang kita kenal dengan istilah channel UHF atau VHF. Mendirikan stasiun televisi berbasis FTA itu memerlukan biaya yang sangat mahal sebab di sana kita wajib menyiapkan antara lain : pemancar tv, studio tv, perangkat produksi, dan gedung sebagai pusat penyiaran.

 

Dalam pendirian stasiun televisi FTA juga memerlukan perijinan khusus dari KPI dan Kominfo yang tidak mudah, sebab biasanya jatah terestrial yang tersedia telah diatur oleh badan tersebut. Juga dalam kegiatan produksi program tv pun biayanya sangat tinggi apalagi bila program tv tersebut bersifat live yang menggunakan satelit untuk memancarluaskan siarannya. Serta melibatkan banyak SDM (crew tv dan film) saat penggarapan programnya.

 

Maka tak mengherankan jika anak-anak muda di era tahun 2013 – 2017 masih bercita-cita ingin bekerja di stasiun tv, padahal hari ini semua mendadak meninggalkan cita-cita tersebut lalu kemudian menjadi pembuat konten kreatif.

 

Sistem stasiun tv FTA hari ini runtuh oleh hadirnya televisi OTT (Over The Top). Industrinya tumbuh pesat sebab semua berbasis jaringan internet (IoT) memudahkan dalam memancarluaskan dan tidak perlu perijinan khusus dari KPI dan Kominfo. Basis industrinya tidak lagi harus mendirikan gedung besar dan juga pemancar stasiun tv yang menjulang tinggi, kita hanya mengandalkan jaringan internet. Yang wajib ada ialah studio dan perngkat produksi, bagaimanapun proses produksi tetap menggunakan SOP standar stasiun tv dan film.

 

Keruntuhan FTA itu bahkan tak tanggung-tanggung, malahan hari ini mengubah mindset semua penduduk bumi.  Selain mengubah mindset juga mengubah beberapa istilah pertelevisian. Misalnya produksi program tv berubah menjadi produksi konten kreatif, yang tentu isi dan tujuannya masih tetap sama. Namun mengalami tranformasi ruang dimensi penayangan, mengapa? OTT tidak lagi mengandalkan terestrial tetapi mengandalkan jaringan internet yang di dalamnya kita bisa memanfaatkan media sosial sebagai basis pemancarluasan siaran/konten.

 

Youtube adalah salah satu basis penayangan industri tv OTT yang cukup bisa diandalkan untuk saat ini, meskipun media sosial lainnya juga telah mengarah ke sana. Sementara basis penayangan hasil industri film juga mengandalkan OTT berupa platform misalnya Netflix, Disney Host Star, Viu dan lain-lain.


Kesemuanya bisa kita tonton kapan saja dan suka-suka kita. Stasiun tv tak lagi mengatur-atur kita untuk mengikuti tayangan mereka.

 

Mendirikan Stasiun Televisi Sendiri

Akhirnya masa depan SMK Broadcast dan SMK Film benar-benar mandiri secara industri dan tidak lagi mengandalkan keberadaan stasiun televisi besar yang selama ini kita idam-idamkan. SMK Brodcast dan SMK Film dapat menciptakan basis industrinya sendiri mulai dari membangun studio mini, melengkapi peralatan produksi, dan membuat basis penonton yang jelas. Sebab dengan basis penonton yang jelas dapat menyumbangkan pundi-pundi keuntungan yang tidak sedikit, bahkan jika dimanfaatkan secara maksimal mampu membiayai produksi konten yang digarap.


SMK Brodcast dan SMK Film harus mampu menciptkan SDM-SDM unggul dari daerah masing-masing. 
 

Aspek atau flow  lain yang tak kalah pentingnya adalah manajemen siaran konten, di mana harus mulai dijadwalkan dengan simultan mulai dari unggah harian, mingguan, dan bulanan dengan konten (VOD – Video On Demand), siaran langsung (life casting) dan produksi news features (Vlog). Selain menerapkan standar industri profesional, mengatur/memanjemen konten juga menjadi kunci untuk mendapatkan penghasilan (monetesasi) secara maksimal dari kanal Youtube, FB dan Tiktok yang kita buat.

 

Makin Loka Makin Mengglobal

SMK Brodcast dan SMK Film harus mampu menciptkan SDM-SDM unggul dari daerah masing-masing. Tidak perlu terpaku pada popularitas artis ibu kota, sebab pada kenyataannya dengan memproduksi konten yang unggul dan menarik serta berkarakter lokal akan menciptakan artis-artis lokal yang mengglobal.

 

Selain memunculkan bibit-bibit muda berbakat juga memberi penguatan pada influencer-influencer lokal yang mengglobal. Dengan kata lain hari ini untuk ngetop tidak harus menjadi artis papan atas, cukup buatlah konten unik yang memviral maka disanalah peluang besar menumbuhkan industrinya.


Singkatnya mulai dari crew sampai pemain/talent, SMK Broadcast dan SMK Film tidak perlu mengandalkan ketenaran pemain/talent/tokoh/artis, justru SMK-lah yang menciptakan selebritis-selebritis baru dalam dunia industri pertelevisian global.

 

Akhirnya arah perubahan arah SMK Broadcast dan SMK Film harus terjadi, tak perlu lagi mengandalkan industri-industri tv dan film besar. Namun industri-industri itulah SMK yang menciptakan. Katakan kepada para peminat SMK Broadcast dan SMK Film, “Mau jadi Youtubers? SMK Braoadcast-lah jawabannya” atau “Mau jadi Konten Kreator? SMK Film-lah jawabannya”. Buatlah daya tarik anak-anak Gen Z untuk masuk SMK Broadcast dan SMK Film dengan penyesuaian-penyesuaian yang kekinian tentunya.

 

Salam Broadcast TV & Film

 

 

Ketum Agbi

Anton Mabruri KN


Thursday, 21 May 2020

Premiere Tiga Masa The Movie - Film Indonesia Kamu Banget....


Film genre drama petualangan dengan segementasi milenial ini bisa dibilang keren abis. Dengan mengambil latar cerita budaya Nusantara yang di ambil dari serat wedatama. Serat Wedatama karya adalah sastra Bahasa Jawa yang di tulis oleh KGPAA Mangkunegara IV, pada abad 19. KGPAA Mangkunegara IV itu sendiri  tercatat di ” Le Dictionnarie De Philisophie ” sebagai Filsofof Dunia. 

Pupuh Pungkur 

01 Mingkar mingkuring angkara
Akarama karenan Mardi siwi
Sinawung resmining kidung
Sinuba sinukarta
Mrih ketarta pakartining ngelmu luhung
Kang tumrap ing tanah Jawa
Agama ageming aji

(Terjemahan: Menghindar dari kejahatan, karena senang mendidik anak, dibuat dalam bentuk nyanyian yang indah, dibuat baik dan indah, agar sejahtera pada perilaku ilmu luhur, yang diterapkan di tanah Jawa, Agama sebagai pegangannya)

03 Nggugu karsane priyangga, 
nora nganggo peparah lamun angling,
lumuh ingaran balilu, 
uger guru aleman, 
nanging janma ingkang wus waspadeng semu, 
sinamun samudana, sesadoning adu manis

(Mengikuti kemauan sendiri, Bila berkata tanpa dipertimbangkan (asal bunyi), Namun tak mau dianggap bodoh, Selalu berharap dipuji-puji. (sebaliknya) Ciri orang yang sudah memahami (ilmu sejati) tak bisa ditebak berwatak rendah hati, selalu berprasangka baik). 

Sinopsis Film 

TIGA MASA (Petualangan Jati Diri)
JATI (24) yang tak bisa lepas dari masa lalu cintanya dengan HANA (20) sehingga ia menjadi pribadi yang tertutup dan mengurung diri. Bagitu tertekannya dengan masalah pribadinya ia menjadi tak fokus saat menjalani rutinitasnya. 

JATI sangat ingin melupakan bayang-bayang HANA, ia pun mengikuti nasihat Kakek Tua yang telah menghampirinya. Ditemani oleh keempat sahabatnya (ARYA [24], DENIS [23], LARAS [23], TARI [23]), JATI melakukan penaklukan Gunung Pandawa sebagai bukti penaklukan dirinya. Selama perjalanan melintasi berbagai desa-desa di tengah hutan yang masih memiliki adat istiadat tinggi menuju Gunung Pandawa, bebagai konfilik muncul lebih banyak.


========
DUKUNG KAMI DENGAN LIKE, SHARE & SUBSCRIBE
Cerita di film ini akan bersambung di episode berikutnya dengan dukungan penuh dari penonton MIND8 TV YouTube Channel. Terima kasih.

Kunjungi kami di 
web : http://mind8tv.co.id/
ig : @mind8pro  
FB : @Mind8 Corp

============
Produksi - MIND8 Corp (2019/2020) 
Ide Cerita - Erwien Haryanto | Kevin Arganta | M Arif Rahman
Screenplay - Erwien Haryanto | Kevin Arganta | M Arif Rahman
DOP - Erwien Haryanto 
Penata Art - Kevin Arganta
Penata Suara / Offline Editing - M Arif Rahman 
Produser - Mind8 TV Channel
Produser Eksekutif - Mind8 Picture 
Sutradara - Mahapatih Anton 
Co. Sutradara - Subhan ZI
Kameramen - Rizky Noviansyah

Thursday, 2 January 2020

TRAILER TIGA MASA THE MOVIE


Tepat hari tanggal 1 Januari 2020 Trailer "TIGA MASA" The Movie release. Project film indie ini akan digarap oleh peserta kursus level filmmaking profesional di MIND8 TV & FILM Course selama 3 bulan dari bulan September, Oktober dan November. Proses penggarapannya pun melibatkan banyak kru produksi baik member crew MIND8 Pro juga non member crew.

Film ini akan segera release di channel kami. Ditunggu ya, jangan lupa subsribe dan komentarnya.

Mau ikutan daftar di kelas filmmaking profesional cari tahu infonya di web kami www.mind8production.com atau di blog kami www.mind8pro.blogspot.com, bisa juga tanya ke WA Official Mind8 0819 0609 2128

Studio Mind 8 tv channel
Ruko Tran Depok Cyber Village No 26
Jl. Raya Kalimulya Cilodong Depok
Jawa Barat
Tel. 021 229 74073
WA 0819 0609 2128

Sunday, 15 December 2019

TEASER TIGA MASA INDIE MOVIE


Project film indie ini akan digarap oleh peserta kursus level filmmaking profesional di MIND8 TV & FILM Course selama 3 bulan dari bulan September, Oktober dan November. Proses penggarapannya pun melibatkan banyak kru produksi baik member crew MIND8 Pro juga non member crew.

Film ini akan segera release di channel kami. Ditunggu ya, jangan lupa subsribe dan komentarnya.

Mau ikutan daftar di kelas filmmaking profesional cari tahu infonya di web kami www.mind8production.com atau di blog kami www.mind8pro.blogspot.com, bisa juga tanya ke WA Official Mind8 0819 0609 2128

Studio Mind 8 tv channel
Ruko Tran Depok Cyber Village No 26
Jl. Raya Kalimulya Cilodong Depok
Jawa Barat
Tel. 021 229 74073
WA 0819 0609 2128

Saturday, 28 September 2019

Film Indie Petualangan Jati Diri


Project film indie ini akan digarap oleh peserta kursus level filmmaking profesional di MIND8 Course selama 3 bulan dari bulan September, Oktober dan November. Proses penggarapannya pun melibatkan banyak kru produksi baik member crew MIND8 Pro juga non member crew.

Semua tahapan mulai dari pra produksi, produksi hingga pasca produksi dilakukan oleh peserta kursus secara mandiri di bawah bimbingan langsung para mentor. Diharapkan supaya mencapai pelatihan yang maksimal.

Ide cerita yang mereka angkat juga cukup sederhana yakni tentang petualangan jati diri seorang tokoh utama bernama Surya Jati bersama teman-temannya menaklukan puncak Gunung Pandawa.

Sinopsis Film Petualangan Jati Diri => Ganti judul menjadi "TIGA MASA"
JATI (24) seorang instruktur panjat tebing yang tak bisa lepas dari masa lalu cintanya dengan HANA (20) sehingga ia menjadi pribadi yang tertutup dan mengurung diri. Bagitu tertekannya dengan masalah pribadinya ia menjadi tak fokus saat melatih murid-muridnya, salah seorang muridnya pun mengalami kecelakaan terjatuh saat berlatih. Dari peristiwa itu JATI makin tertekan dengan keadaan, hingga ia akhirnya sering menyendiri di tempat latihan. Dalam kesendirian, antara nyata dan tidak nyata seorang Kakek Tua menghampirinya memberi kalung yang berbandul kunci seperti memberi kabar penguatan dirinya untuk menyelesaikan masalahnya.

JATI sangat ingin melupakan bayang-bayang HANA, ia pun mengikuti nasihat Kakek Tua yang telah menghampirinya. Ditemani oleh keempat sahabatnya (ARYA [24], DENIS [23], LARAS [23], TARI [23]), JATI melakukan penaklukan Gunung Pandawa sebagai bukti penaklukan dirinya. Selama perjalanan menuju Gunung andawa, bebagai konfilik muncul lebih banyak. Mulai dari DENIS yang kocak melanggar tata adat Gunung Pandawa sehingga selama perjalanan dia terus mengalami sakit perut dan buang-buang air sepanjang perjalanan. ARYA yang slengean harus menahan sakit tangan kirinya akibat melanggar melakukan vandalisme (mencoret-coret batu). TARI yang sindrom dengan binatang belalang pun menjadi kendala dalam perjalanan. Sementara JATI sendiri yang obesesi menaklukkan Gunung Pandawa, menjadi pemarah dan sensitif. Hanya LARAS yang cenderung agak kalem dan pendiam namun ia termasuk wanita yang tangguh.

Selama perjalanan mereka melintasi berbagai desa-desa di tengah hutan yang masih memiliki adat istiadat tinggi. Sampai pada akhirnya ia memilih di pos perhentian di sebuah desa kecil. Selama di pos perhentian tersebut ia memilih menetap agak lama sambil menikmati keindahan alam sekitar, hingga di antara mereka saling berbagi cerita mengenai kehidupan dirinya. ARYA yang sejak awal telah jatuh hati kepada LARASberusaha mencari perhatian kepadanya, namun LARASlebih menerima JATI. ARYA pun kalap dia menghasut TARI, DENIS dan penduduk setempat dengan tuduhan JATI dan LARAS berzinah. Konflik pun makin tak terelakkan JATI dan LARAS diusir dari desa persinggahan tersebut. Di balik itu semua sebenarnya JATI dan LARAS memiliki firasat yang sama, bahwa ARYA, DENIS dan TARI sedang terjebak dalam bahaya yang bisa mematikan mereka bertiga.

JATI dan LARAS merelakan terusir, hingga meraka memutuskan mencari bantuan dan untuk kembali menolong sahabat-sahabatnya. Pengalaman JATI menjadikan misi penyelamatan pun berhasil. ARYA, DENIS, dan TARI akhirnya selamat. Namun dalam perjalanan di pos terakhir, malam itu ARYA pergi meninggalkan sahabat-sahabatnya. ARYA memilih menghilang entah kemana.

Semoga project indie ini berjalan lancar dan sesuai rencana. Salam kreatif... salam filmmaking.. Untuk kamu yang ingin bergabung dengan kami membuat film secara profesional KURSUS SAJA DI MIND8 COURSE [MIND8 TV COURSE], info lengkap hubungi alamat dan kontak di bawah ini

Studio Mind 8 Production
Ruko Tran Depok Cyber Village No 26
Jl. Raya Kalimulya Cilodong Depok
Jawa Barat
Tel. 021 229 74073
WA 0819 0609 2128

Monday, 5 August 2019

MASA DEPAN SMARTPHONE FILMMAKING


Belum banyak yang tahu tentang sebuah film yang diproduksi dengan hanya menggunakan smartphone tetapi mampu menembus industri film dan konten televisi profesional. Dialah Steven Andrew Soderbergh merupakan seorang sutradara film berkebangsaan Amerika Serikat yang memenangkan Oscar sebagai sutradara terbaik. Dia dilahirkan di Atlanta, Georgia. Dia mulai berkarier di dunia film sejak tahun 1989. Sutradara Steven Soderbergh telah mengerjakan beberapa judul filmnya antara lain : Traffic, Erin Brockovich, Sex, Lies, and Videotape.

Setelah sukses dengan film “Unsane” merupakan film ber-genre psychology thriller berdurasi 97 menit ini seluruhnya digarap dengan memanfaatkan kecangihan kamera iPhone7 Plus. Siapa yang menyangka ternyata dengan kamera yang mungkin sering kali dianggap biasa oleh para pengguna iPhone, bisa dimaksimalkan untuk menangkap adegan mengerikan dengan cinematografi yang tidak kalah bagus dari film-film lain yang menggunakan kamera profesional.

Keunikan yang dimiliki “Unsane” dari segi kamera ini juga didukung oleh cerita cukup bagus yang ditulis oleh Jonathan Bernstein dan James Greer. Dengan cukup banyak misteri dan sudut pandang yang membuat penonton berasumsi, “Unsane” pasti akan membuat penonton tidak bisa beranjak untuk mengikuti hingga akhir cerita dan menyadari apa yang sebenarnya terjadi akan film tersebut.




Lompatan jauh dilewati oleh steven soderbergh ialah saat menggarap film High Flying Bird. Film tersebut digarap dengan kamera iPhone 8 Plus. Film berdurasi 91 menit dengan berlatar belakang drama olahraga NBA ini dibintangi oleh André Holland (Castle Rock, Moonlight, The Knick) dan Zazie Beetz (Deadpool 2, Atlanta, X-Force).

High Flying Bird bersetting pada masa lockout olahraga basket dan menceritakan tentang seorang agen olahraga (Holland) yang ingin mengorbitkan sorang pemain rookie (Melvin Gregg) melalui sebuah penawaran bisnis yang menarik dan kontroversial. Beetz memainkan tangan kanan Holland dalam proyek tersebut.

Dengan naskah yang ditulis oleh Tarell Alvin McCraney (Moonlight), film ini dibintangi juga oleh Melvin Gregg (UnREAL), Sonja Sohn (The Chi), Zachary Quinto (Star Trek: Beyond), Kyle MacLachlan (Twin Peaks) dan Bill Duke (Predator).




Kedua film tersebut digarap serius oleh steven sodenbergh dengan iPhone 7 Plus dan iPhone 8 Plus. Keduanya tayang di bioskop, bahkan khusus untuk film High Flaying Bird telah tayang di Netflix.

Secara umum penggarapan film dilakukan dengan hanya menggunakan iPhone, tentu dengan berbagai keterbatasan. Misalnya kamera smartphone belum tentu menjangkau semua lokasi yang minim pencahayaan dan juga penerapan kedalaman gambar yang dihasilkan oleh lensa. Kelebihan produksi dengan smartphone tentu adalah selain lebih ringkas juga dapat dengan mudah/bebas meletakkan angle kamera lebih ekstrim dan tak terbatas.
Baca : TIPS MEMBUAT SHORT MOVIE DENGAN SMART PHONE
Melihat percobaan yang dilakukan oleh Steven Soderbergh, akan menjadi pemicu bagi sineas-sineas lain yang ingin menggarap film secara lebih serius.

Oleh Anton Mabruri – Penulis dan Praktisi Broadcast tv dan film

Sunday, 14 July 2019

MIND8 COURSE MELAKUKAN PENYESUAIAN ADMINISTRASI KURSUS


PERIHAL : PENYESUAIN ADMINISTRASI KURSUS

Demi meningkatkan pelayanan kepada para peserta kursus kreatif [broadcast tv, digital filmmaking, multimedia, dan graphic design]. Kami tengah membenahi diri secara lebih baik dan terus berupaya mencari inovasi baru. Oleh sebab itu kami melakukan pembenahan sekaligus peningkatan pelayanan di MIND8 Course antara lain :
1. Jumlah jam kursus dan durasi jam pertemuan (sesi)
Perubahannya adalah sebagai berikut :
a. Kelas Beginner privat menjadi 10 jam pertemuan dengan durasi 2 jam per sesi
b. Kelas Intermediate privat menjadi 15 jam pertemuan dengan durasi 2 jam per sesi
c. Untuk kelas X-Tra baik Beginner dan Intermediate tetap menyesuaikan

2. Perubahan biaya kusus
Perubahan biaya tersebut kami uraikan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Kelas Beginner privat biaya menjadi 4 juta rupiah, untuk beginner X-Tra menjadi 6,5 Juta
b. Kelas Intermediate privat menjadi 5 juta rupiah, untuk kelas intermediate X-Tra menjadi 7,5 Juta

Perubahan tersebut berlaku sejak 1 Agustus 2019. Demikian Surat Pemberitahuan perubahan tersebut kami lakukan demi meningkatkan pelayanan kepada Anda semua, terima kasih semoga berkenan.
Salam.

Depok, Juli 2019


MANAGER MIND8 COURSES



Thursday, 2 May 2019

TANAH CITA-CITA MOVIE


TANAH CITA-CITA

Rayhan seorang kepala sekolah di suatu desa di Kab. Bima berjuang mendidik anak-anak Sekolah Dasar dengan mencoba kembali ke kearifan lokal. Yakni belajar dengan alam dan masyarakat, setiap hari Rayhan mengajari murid-muridnya dengan praktik langsung di lapangan mirip seperti sekolah alam. Metode mengajar seperti itu rupanya mendapat tantangan dari masyarakat di sana, termasuk sikap seorang Kepala Desa yang suka menghasut warganya kepada Rayhan seorang kepala sekolah. Demikian halnya dengan Asta Cita seorang guru muda dari Jakarta yang belum siap dengan metode pembelajaran yang dilakukan oleh Rayhan. Ia banyak menghambat dan menentang Rayhan, sayangnya ia pun akhirnya luluh pada Rayhan hingga ia pun semakin kagum.

Judul Film : Tanah Cita-cita
Penulis Skenario : Agung S & Mahapatih Anton
Produser : Muh. Fikri
Sutradara : Mahapatih Anton
Release : Feb 2016
Produksi : Pustekkom in associate Mind8 Production

Saturday, 9 March 2019

INDIE MOVIE Di MIND8 COURSE


Film pendek digarap oleh peserta kursus sekaligus magang dari Banjarmasin - Kalimantan Selatan. Bercerita tentang masa depan anak Indonesia yang ditinggal oleh orang tuanya menjadi TKI, menjadikan dia kurang kasih sayang. Dia pun akhirnya menemukan sosok kakek yang selalu menyemangati dia untuk tetap sekolah dan belajar.

Selamat menonton.

Setiap tahunnya kami melahirkan sineas-sineas muda berbakat, jadi bagi kalian yang ingin magang dan kursus silahakan bisa hubungi kami.

Info lengkap pendaftaran di sini
MAHAPATIH INDONESIA 8 | MIND8 COURSE
Ruko Tran Depok Cyber Village No. 26
Jl. Raya Kalimulya Depok Jawa Barat (500M dari GDC – Grand Depok City)
Telpon 021 229 74073
Official Mind8 Corp WA 0819 0609 2128

Wednesday, 19 December 2018

Cara Memilih Memory SD Card Yang Benar


Artikel ini menjadi jawaban atas banyak kasus tentang mengapa pada saat mengambil gambar dengan kamera tiba-tiba nge-hang, atau pada saat merekam gambar agak terlambat dalam menyimpan (slow respon), atau persoalan di kamera terbaca “no card” padahal slot memory sudah terisi dengan SD card. Dan sejumlah persoalan lain yang menghinggapi para fotografer, filmmaker dan videografer.
SD card adalah kependekan dari "Secure Digital" - ini adalah spesifikasi teknis yang diluncurkan pada tahun-tahun awal abad ke-20 ketika teknologi digital mulai ditemukan, SD Card pertama diciptakan oleh tiga raksasa digital: Panasonic, SanDisk dan Toshiba.

Memory SD card ini telah berevolusi dan akan terus berkembang dalam beberapa cara, akan tetapi dua yang hal terpenting adalah kapasitas penyimpanan dan kecepatan card yang tak bisa dipungkiri. Namun uniknya hari ini bentuk SD card justru makin kecil (kompak) dan memiliki daya penyimpanan yang besar serta kecepatan yang tinggi. Juga telah mengikuti kemapuan kamera dalam menangkap gambar berkualitas tinggi (Full HD, 4K, dan 8K).

Mana yang kamu perlukan saat memilih?
Berikut adalah jenis SD Card yang tersedia di pasaran, kamu harus perhatikan benar-bener kebutuhannya. Jenis-jenis itu antara lain :
• SC (Standard Capacity), jenis ini hanya memiliki batas kapasitas 1MB hingga 2GB dengan menggunakan sistem file FAT16 system.
•,HC (High Capacity) mempunyai kapasitas antara 2GB hingga 32GB, file sistem FAT32.
• XC (Extended Capacity) mempunyai kapasitas penyimpanan hingga lebih dari 32GB bahkan beberapa sudah terdapat 1TB, file sistem FAT32.

Meskipun banyak dari penyedia SD Card dengan akal-akalan memberi lebel “ultra” seolah ia lebih cepat dari “extrem”, bahkan extrem III akan terdengar lebih cepat dari extrem II. Padahal semua itu belum menjadi jaminan.

Panduan utamanya terletak pada kode-kode yang disepakati oleh Asosiasi SD dengan memiliki peringkat numerik. Asosiasi SD card telah menyediakan pedoman untuk mengklasifikasikan kartu berdasarkan kecepatan. Penunjukan kelas 2, 4, 6, 8 dan 10, dilambangkan dengan huruf C dengan nomor di dalamnya. Kelas-kelas ini sesuai dengan kecepatan tulis/rekam minimum kartu. Misalnya kelas 2 untuk kartu yang menawarkan minimal 2 megabyte per detik, kelas 4 untuk 4 MB / dtk, dan seterusnya. Ada juga Ultra High Speed (UHS) kelas 1 dan 3, dilambangkan dengan huruf U dengan angka di dalamnya pada kartu dan menulis pada 10MB / s dan 30MB / s masing-masing. Untuk yang terbaru kelas V, menunjuk pada jenis kelas kecepatan video, menawarkan kelas V6, V10, V30, V60 dan V90 dengan masing-masing sesuai dengan jumlah minimum megabyte yang ditulis per detik.

Mengapa kartu ini tidak berfungsi?
Jika kartu tidak berfungsi, periksa persyaratan di perangkat kamu. Perhatikan kamera yang kamu miliki, mungkin tidak dapat mengambil kartu dengan kapasitas tertentu. Namun bisa jadi kamera kamu juga akan memiliki kecepatan maksimum, maka tinggal sesuaikan. Pada saat yang sama, resolusi atau frame rate yang ingin Anda gunakan untuk rekaman Anda mungkin memerlukan kartu yang lebih cepat. Mengambil video 4K pada kartu kelas C10, misalnya, dapat mengakibatkan kerusakan file atau kegagalan merekam.

Terpenting dari semuanya pastikan untuk menguji kartu kamu di kamera sebelum pengambilan gambar.

Redakasi Mind 8 Pro (AM)


Wednesday, 5 December 2018

Berapa Banyak Besarnya RAM yang Diperlukan Untuk Video Editing


Kebutuhan RAM (Random Access Memory) dalam video editing sering sekali menjadi kendala dan menjadi pertanyaan terbesar dalam setiap kali saya jumpa di kelas, di workshop dan di dalam diskusi tentang audio visual. Artikel kali ini saya akan mencoba membawa kamu untuk mengetahui idealnya sebuah RAM diperlukan dalam video/film editing.

Beda RAM dan VRAM
Random Access Meomory (RAM) adalah memori utama dari sebuah komputer untuk merespon loading dari sistem operasi dan program. RAM menentukan sekali performa komputer yang kamu miliki untuk merespon semua program yang kamu jalankan, tak salah jika RAM yang kamu gunakan tidak ideal maka yang terjadi adalah lola (loading lama).

VRAM itu kependekan dari “Video RAM” yang mempunyai fungsi untuk membantu loading program dan menyimpan data video. Semakin banyak VRAM yang dimiliki komputer, semakin banyak gambar 2D dan 3D yang dapat ditampilkan sekaligus. Dan sebagian tugas berat seperti rendering video akan dibantu oleh video card (GPU). Ini juga merupakan salah satu komponen terpenting yang harus kamu dapatkan ketika membangun komputer editing yang kuat (powerful).


Faktor-faktor ang menentukan penggunaan memory
Setidaknya ada tiga faktor penting saat menentukan persyaratan memori RAM kamu secara keseluruhan.
(1) Program yang digunakan
Sebaiknya semua perangkat lunak memiliki persyaratan sistem minimum agar dapat berfungsi dengan benar. Sebagai contoh, persyaratan sistem untuk Premiere Pro CC (12.1.2) membutuhkan RAM minimum 8GB, dengan 16GB atau lebih disarankan. Komputer Anda harus mematuhi setidaknya persyaratan sistem minimum. Jika tidak, programnya tidak akan berjalan dengan baik.

(2) Program dibuka secara bersamaan
Memiliki lebih banyak RAM akan memungkinkan komputer Anda untuk bekerja dengan lebih dari satu program pada saat yang bersamaan. Beberapa program - seperti Adobe After Effects dan Google Chrome - membutuhkan cukup banyak RAM untuk bekerja, jadi semakin banyak program yang Anda buka secara bersamaan, komputer Anda akan menjadi lebih lambat.

(3) Jenis media
Bagi kami editor video, ini adalah faktor paling penting untuk kebutuhan RAM kami. Apakah kamu merekam dalam Full HD, 4K atau 8K? Jika kamu menggunakan camcorder profesional, ada pertanyaan lain yang lebih penting untuk ditanyakan: Berapa bit-rate yang kamu rekam? Kamera kamu akan memiliki banyak opsi berbeda untuk dipilih, masing-masing dengan bit rate yang berbeda, ukuran gambar, frekuensi gambar, dan sistem pemindaian. Jika Anda merekam pada resolusi tertinggi dan bit-rate yang ditawarkan kamera Anda, maka Anda mungkin benar-benar membutuhkan lebih banyak RAM untuk bekerja dalam pengeditan. Di bawah ini adalah tabel dengan jumlah RAM yang disarankan untuk digunakan tergantung pada video yang digunakan.

Jika kamu lebih banyak memerlukan motion graphic seperti partikel maka RAM yang tinggi mutlak diperlukan, sebagai contoh saat kamu mengopersaikan Adobe After Effect tentu lebih banyak memerlukan RAM.

Apakah RAM mempengaruhi kecepatan render?
RAM tidaklah mempengaruhi kecepatan render video, yang mempengaruhi adalah CPU dan GPU lah yang paling bertanggung jawab akan hal ini. Lalu mengapa jika komputer kamu tidak memiliki RAM yang tinggi - katakanlah 4GB - dan kamu meningkatkannya menjadi 16GB, kamu mungkin melihat perbedaan dalam kecepatan render. Ini terjadi karena komputer kamu akan dapat mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke dalam memori RAM, membebaskan dan memungkinkan CPU dan GPU Anda memiliki lebih banyak sumber daya untuk bekerja lebih efisien. Tetapi coba jika kamu meningkatan RAM antara16GB hingga 64GB mungkin tidak membuat perbedaan dalam kecepatan render. Kelebihannya hanyalah akan dapat membuat render berjalan lebih longgar dan kamu masih dapat menggunakan program lain pada saat yang sama dengan mudah.

RAM tidaklah mempengaruhi kecepatan render video, yang mempengaruhi adalah CPU dan GPU lah yang paling bertanggung jawab akan hal ini.

Haruskah kamu meningkatkan/menambah RAM?
Sebelum kamu menambah RAM pastikan untuk mengevaluasi secara seksama ketiga faktor persyaratan memori keseluruhan yang disebutkan di atas. Kartu memori RAM bisa sangat mahal dan kamu kemungkinan besar tidak perlu menggunakan RAM maksimum untuk komputermu. Jika kamu harus memutuskan untuk meningkatkan, lihat daftar RAM yang disarankan di atas dan pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Ingatlah bahwa memiliki komputer dengan kartu video (Video Card) yang bagus (GPU), prosesor (CPU) dan penyimpanan (hard drive) bahkan lebih penting daripada membeli RAM yang berlebihan. Kamu juga perlu mengetahui Mother Board yang kamu miliki apakah juga telah mendukung kemungkinan up grading, sebab sekali lagi RAM yang tinggi belumlah mendukung penuh kinerja komputermu. Sebagai saran bila kamu ingin memutakhirkan secara keseluruhan mesin editing, belanjalah komputer yang memang telah siap untuk di-up grede hingga dalam jangka waktu yang cukup lama meskipun pemenuhannya mencicil (secara perlahan). Tapi manfaat jangka panjang masih dapat kamu gunakan.

=====
Redaksi Mind 8 Corp (AM)

Friday, 30 November 2018

BUKU BROADCAST : Panduan Produksi Program TV Non-Drama dan Drama


Terdapat dua jenis judul buku broadcast yang ditulis Anton Mabruri KN antara lain :

1. Buku Panduan PRODUKSI PROGRAM TV DRAMA
Deskripsi Buku :
Telah terjadi perubahan besar dalam dunia penyiaran di Indonesia selama dua dasa warsa terakhir ini. Munculnya beberapa stasiun Televisi Nasional (Televisi Publik dan Swasta) dan Televisi Lokal ( Televisi Komunitas dan Berlangganan) merupakan salah satu indikasi besarnya animo masyarakat pada salah satu media komunikasi elektronik modern ini.

Buku ini membahas secara terperinci seni audio visual, terutama yang berhubungan langsung dengan film, video, dan televisi. Buku Produksi Program TV Drama ini menyajikan pokok bahasan, mulai dari manajemen produksi hingga penulisan naskah. Di sini, tersaji bagaimana langkah demi langkah untuk membuat konten siaran yang baik sesuai kaidah dan etika yang ada di negeri ini, mulai dari proses pra produksi - produksi - pasca produksi.

Kawan-kawan broadcaster tv, film, dan video bisa mendapatkannya.

Detil Buku
Jumlah Halaman 384
Tanggal Terbit Jul 9, 2018
ISBN 9786020504117
Bahasa Indonesia
Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia
Berat 0.45 kg
Lebar 14 cm
Panjang 21 cm

Pesan Online klik di sini : https://www.gramedia.com/pr…/panduan-produksi-acara-tv-drama

2. BUKU Panduan Produksi Acara TV Non-Drama
Deskripsi Buku :
Telah terjadi perubahan besar dalam dunia penyiaran di Indonesia selama dua dasa warsa terakhir ini. Munculnya beberapa stasiun Televisi Nasional (Televisi Publik dan Swasta) dan Televisi Lokal ( Televisi Komunitas dan Berlangganan) merupakan salah satu indikasi besarnya animo masyarakat pada salah satu media komunikasi elektronik modern ini.

Buku ini menyajikan pokok bahasan, mulai dari manajemen produksi hingga penulisan naskah program tv non-drama. Di sini, tersaji bagaimana langkah demi langkah untuk membuat konten siaran yang baik sesuai kaidah dan etika yang ada di negeri ini, mulai dari proses pra-produksi - produksi - pasca produksi.

Detil buku
Jumlah Halaman 416
Tanggal Terbit 9 Jul 2018
ISBN 9786020504124
Bahasa Indonesia
PenerbitGramedia Widiasarana Indonesia
Berat 0.5 kg
Lebar 14 cm
Panjang 21 cm

Pesan online klik di sini : https://www.gramedia.com/products/panduan-produksi-acara-tv-non-drama?fbclid=IwAR1cXqp4C6JLgysIVFCiCVrgNierCIR8WBoBdLhwvJZcU1XJwZ4CIGOxhyM

Wednesday, 28 November 2018

Cara Melakukan Live Streaming (lifecasting)

Dalam produksi video (audio visual) hal yang paling esensial adalah bagaimana kita merencanakan dan mempersiapkannya dengan cukup matang. Apalagi kamu memang ingin melakukan live streaming suatu video. Di artikel ini secara singkat akan saya bahas beberapa hal yang kudu kamu siapkan sebelum melakukan live streaming. Aktifitas ini banyak dilakukan oleh kamu yang sengaja ingin menyebarluaskan sebuah konten audio visual ke khalayak ramai, atau sebatas pada komunitas tertentu.

Meskipun di dalam buku Manajemen Produksi Program Televisi saya menulis bagaimana cara kamu melakukan proses penggarapan produksi program tv mulai dari praproduksi – produksi – pascaproduksi. Dan cukup detil saya menjelaskannya di sana. Kali ini, dalam sebuah artikel berikut saya akan mencoba membahas “cara melakukan perencanaan live streaming”.

Buatlah Shooting Script 
Di dalam shooting script ini sebenarnya kamu harus mengupayakan (baca: menuliskan) unsur audio dan visual yang akan dilihat dan didengar oleh para penonton. Naskah atau shooting script adalah pondasi awal (blue print) dalam menggarap konten video (audio visual) apa pun jenis formatnya, para pemula kadang bahkan mengabaikan shooting script. Bagi mereka yang terpenting syuting dan syuting. Naskah ini biasanya memuat panduan visual (video) dan panduan lisan (audio) atau bicara juga dilengkapi dengan panduan action/gerakan bagi si pengisi acara dalam hal ini live streaming.
Sebagai tambahan buatlah shooting script fokus pada topik yang akan dibahas, agar pembahasan tidak melebar. Baca : PANDUAN MENULIS NASKAH DUA KOLOM (STORYLINE)

Buatlah Schedule
Jauh sebelum kamu membuat script sebenarnya kamu telah membuat jadwal kerja yang biasanya meliputi : penentuan produksi, kapan siarannya?, temanya apa?, siapa saja yang terlibat dalam produksi, durasinya berapa lama, dan lokasinya di mana?

Kesemuanya dapat kamu buat secara sederhana tidak perlu rumit. Yang terpenting semua crew yang terlibat tahu dan mengerti.

List kebutuhan alat
Mengacu pada script atau konsep maka kamu juga akan bisa menentukan peralatan yang diperlukan pada saat melakukan live streaming. Peralatan-peralatan yang lazim digunakan (chek list) antara lain:
1. Cemara
2. Tripod
3. Microphone
4. Lighting
5. Cables
6. Props

Camera
Akan lebih mudah bila kamu melakukan live streaming langsung menggunakan kamera built in, maksudnya kamera yang telah tersedia pada gawai (gadget) yang kamu gunakan. Misalnya menggunakan laptop, beberapa laptop telah terpasang webcams, atau menggunakan kamera smartphone pun terkadang kamu dapat menyiarkan langsung. Tetapi bila Anda ingin mengunakan kamera smartphone sebagai ekternal kamera kamu cukup menyambugkannya ke laptop atau PC dengan kabel USB.

Bila kamu menggunakan ekternal kamera profesional, biasanya kamu cukup mengkoneksikannya dengan kabel HDMI, VGA, atau SDI ke dalam komputer. Untuk live streaming dengan multicam kamu memerlukan alat tambahan yakni video mixer atau switcher, nah dari switcher akan dapat langsung dihubungkan ke PC melalui kabel USB. Hal ini pula yang sering dilakukan oleh stasiun televisi besar melaui ruang kendali siar (master controle room).

Tripod
Tripod jelas diperlukan pada saat melakukan live streaming, apalagi bila kamu menggunakan ekternal kamera profesional atau smartphone, tripod mutlak diperlukan.

Microphone
External microphone tentu akan lebih disarankan, agar audio yang kamu hasilkan maksimal. Jenis-jenis microphone yang dapat gunakan lavalier mic (clip on), shotgun mic atau bahkan handheld mic.

Lighting
Penerapan lighting minimal kamu menerapkan three-point lighting. Pencahayaan saat ini juga tidak terlalu rumit, mengingat telah banyak jenis lampu LED yang diproduksi selain terjangkau juga lebih efektif. Sebab LED memiliki catu daya yang rendah, kulitas pencahaan tetap baik.

Cables
Beberapa kabel yang harus dipersiapkan antara lain : kabel koneksi dari kamera ke PC/Laptop sudah disebutkan di atas, berikutnya kabel koneksi internet jika memang menggunakan jaringan internet.

Props
Properti yang kamu siapkan sesuaikan kebutuhan naskah, di dalamnya juga termasuk make up, hair do, dan wardrobe.

Menyiapkan Jaringan Streaming
Live streaming memerlukan jaringan internet dengan bandwidth besar tidak sekedar jaringan, butuh kecepatan maksimal agar program audio visual yang kamu pancarluaskan terlihat maksimal. Memastikan pula bahwa jaringan internet baik kabel atau nirkabel benar-benar kuat dan tidak putus nyambung.

Memilih platform 
Banyak platform live streaming yang disediakan oleh media sosial misalnya : YouTube, Facebook, dan Instagram. Pemilihan platform sebaiknya yang kamu pertimbangkan adalah jumlah pengikut yang ada di sosmed. Makin banyak pengikut, makin cepat tersebar live streaming yang kamu lakukan. Saya akan coba bahas kelebihan-kelebihan dari platform yang ada.

YouTube – pengguna terbesar YouTube biasanya adalah mereka para kreator kreatif mulai dari gamers, life casting/live podcast, live news, dan topik-topik lainnya. YouTube juga menyediakan fasilitas upload video yang dapat dimanfaatkan sebagai VOD (Video On Demand). Kesemuanya tergantung dari keterlibatan subscribers, sebagai penonton/pelanggan setia YouTube-mu.

Facebook – sedangkan facebook adalah media sosial terbesar saat ini, fasilita live streamingnya bisa menggunakan personal profile atau fanepage yang disediakan facaebook. Sejak FB menyediakan FB ads kamu dapat dengan mudah mempromosikan produk atau hasil kreasi audio visual yang kamu ciptakan dengan hanya mengiklankannya di Facebook ads, dengan biaya yang bermacam-macam sesuai jangkauan penyebarannya.

Instagram –  walaupun IG lebih fokus pada berbagi picture (foto dan gambar), namun menyediakan live streaming bagi para penggunanya. Bahkan IG terlihat lebih bergengsi, sebab penggunanya kebanyakan dari kalangan actors, musicians, sports personalities, vloggers and journalists.

Terakhir "test all systems before going live." Hal ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa sinyal/jaringan internet yang kamu gunakan cukup baik, hal ini demi kelancaran live streaming yang kamu lakukan.

======
Redaksi Mind 8 Corp.

Tuesday, 27 November 2018

Peralatan Multicam Sling Studio Live Streaming


Jenis peralatan yang satu ini bisa Anda coba untuk memudahkan live streaming video yang Anda garap. Bahkan lebih ringkas dari peralatan multicam sistem yang ada, dari hasil review kami peralatan ini bisa melengkapi kebutuhan live streaming untuk para broadcaster yang bekerja menyiarkan konten ke seluruh penjuru dunia.

Ada banyak video review yang dilakukan oleh para individu-individu (broadcaster), kamu bisa simak di bawah ini :





Alat tersebut mempunyai fungsi :
Video Switcher
Video Redorder
Live Streamer
Audio Mixer

Bacaan lanjutan Anda dapat link ini : https://www.myslingstudio.com/?utm_source=Videomaker&utm_medium=banner&utm_campaign=Nov&utm_term=970x250

Thursday, 11 October 2018

5 Cara Latihan Untuk Menguatkan Daya Kreatifitas Filmmaker

Sebenarnya banyak cara untuk melatih kamu menjadi seorang filmmaker menjadi lebih mahir dan terampil (kreatif). Tulisan ini berlaku tidak hanya untuk kamu yang berminat menjadi kamera person saja tetapi berlaku untuk semua kru produksi yang terlibat dalam sebuah proyek film, video atau televisi.

Bagaimana memulai semua ini?

Yang pertama
Keterdesakan waktu. Loh ko kenapa harus terdesak bukankah ini adalah karya gue, mau-mau gue dong. Pendapat kamu soal hal tersebut, sebenarnya membuat kamu tidak pernah akan belajar disiplin dengan deadline waktu yang kamu buat.

Dalam latihan ini, cobalah memproduksi video, film atau program tv mulailah menyelesaikannya dengan tuntas. Cara latihannya misalnya hanya dalam 72 jam - 24 jam kamu mampu menyelesaikan karyamu dengan baik tidak seenaknya.

Inti latihan ini adalah memaksa kamu bekerja secara cepat dan mempertahankan momentum. Kamu akan tahu berapa banyak yang bisa kamu keluarkan dari proses produksi dan apa yang tidak mungkin untuk dikorbankan? Urgensi latihan ini menciptakan fokus pada efisiensi dan manajemen waktu.

Yang kedua
Batasi ceritamu. Dalam berlatih membuat video, film dan program tv buatlah durasi pendek. Untuk apa kamu membuat video panjang tetapi ketepatan cerita tidak sampai, pemikiranmu juga tidak sampai untuk dimengerti oleh penonton. Biasanya durasi yang kamu pilih cukup 10 detik sampai 60 detik. Eits ingat tapi bukan buat PSA loh ya..

Yang ketiga
Jangan banyak pemain (talent). Kamu mesti paham, bahwa kamu dalam meniti karir awal-awal memiliki keterbatasan kru dan pemain juga tentunya biaya. Mulailah berlatih membuat video dengan hanya sedikit pemain yang terpenting sudah mewakili tokoh protagonis dan antagonis.

Yang keempat
Minimalis lokasi. Jangan terlalu banyak lokasi dalam memproduksi video atau film tapi gunakanlah lokasi terbatas. Kamu boleh berkhayal dengan impian film yang kamu garap, namun kamu juga harus mengukur diri. Keterbatasan biaya, kru dan pemain mestinya juga membatasi lokasi syuting, selain bertujuan menghemat juga menuntut kamu untuk bisa bereksplorasi lebih dengan lokasi yang terbatas.

Yang kelima
Bedah properti. Kerjasama tim dalam membuat video, film dan program tv salah satunya adalah membedah naskah dan menentukan properti-properti yang diperlukan. Bukan tidak mungkin semakin banyak kru yang terlibat akan semakin menambah kreatifitas yang akan dibuat. Selain itu juga membantu mengurangi biaya sewa dan hemat biaya tentunya. Hanya saja tentu harus sesuai dengan konsep awal.

Hal pokok dari semua itu adalah terus berkarya jangan kapok jangan cepat puas dalam berkarya.


oleh Anton Mabruri KN (Praktisi Broadcast, Filmmaker, Penulis)

Thursday, 6 September 2018

Pengertian Broadcasting


BROADCASTING ITU APA?

Broadcasting secara umum dapat diartikan sebagai siaran atau penyiaran. Di awal tahun 2000-an industri broadcasting mulai berkembang di Indonesia secara signifikan walaupun wadah/peluang untuk orang-orang broadcasting sampai saat ini belum terlalu banyak. Tetapi jangan khawatir Junior Broadcaster Indonesia, Anda-lah tumpuan bangsa ini. Hari ini saja puluhan tv lokal beserta partner bisnisnya yakni PH (Production House) dan Agency mulai banyak berdiri artinya peluang Anda untuk berkarya terbuka lebar. Hari ini pula, menjadikan broadcasting satu bidang ilmu pengetahuan yang sebenarnya bukan hal yang baru tetapi menjadi sesuatu yang sangat baru. Indikasinya adalah ada berbagai kalangan yang tidak mengerti apa itu broadcasting bahkan ketika penulis menanyakan langsung kepada masyarakat umum mereka hanya bengong. Lucunya lagi ada yang berpendapat bahwa broadcasting itu orang-orang yang suka mengadakan casting untuk film, walaupun itu adalah bagian dari tugas seorang broadcaster (sebutan orang yang berkecimpung dibidang broadcasting). Toh, pada akhirnya industri broadcasting menjadi industri yang sangat menjanjikan, sebab broadcasting akan terus berkembang seiring perkembangan zaman.


Sebenarnya manusia sejak dulu telah mengenal apa yang disebut dengan radio dan televisi, tetapi sebagian dari mereka ada yang tidak paham bahwa televise dan radio adalah produk atau sarana utama untuk broadcasting meskipun belakangan seiring berkembangnya zaman internet, HP, TV Wall dan jaringan-jaringan multimedia juga termasuk sarana penyiaran (broadcasting). Artinya batasan broadcasting tidak hanya ada pada radio dan televisi.
BROADCASTING SECARA UMUM
Menurut disiplin ilmu komunikasi, broadcasting adalah cabang dari ilmu komunikasi yang berhubungan dengan penyiaran. Di dalam broadcasting sendiri sebenarnya yang paling dominan dikaji adalah bagaimana membuat konten sebuah siaran mulai dari praproduksi-produksi-pascaproduksi, jadi bukan hanya belajar secara teori saja namun di broadcasting mempelajari praktik bagaimana membuat sebuah tayangan/konten yang menarik dan enak dilihat atau didengar, atau menurut teori ilmu komunikasi, bagaimana pesan yang disampaikan sampai kepada khalayak ramai/umum. Karakteristik broadcasting antara lain: memberi informasi, mendidik dan menghibur.
Broadcasting secara harfiah adalah proses pengiriman sinyal/pesan ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya.
Sedangkan menurut UU Penyiaran No. 32 tahun 2002 penjelasan tentang dunia broadcast terbagi menjadi 2 yakni siaran (broadcast: kamus bahasa inggris) dan penyiaran (broadcasting: kamus bahasa inggris) yang masing-masing memiliki definisi sendiri-sendiri.
Siaran adalah pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar atau yang berbentuk grafis, karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak, yang dapat diterima melalui perangkat penerima siaran. Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.
SEKILAS BROADCASTING TELEVISI
Gambar televisi pertama muncul pada tahun 1920 di Amerika serikat, sedangkan bentuk pesawat televisi pertama muncul di sebuah pameran New York World’s Fair di tahun 1939 dengan ukuran tv 8 x 10 inch. Sistem televisi elektris sendiri diciptakan oleh Vladimir Katajev Zworykin dan dikembangkan lagi pada tahun 1930 oleh Philo T. Fransworth. Jika dilihat dari sejarahnya dunia broadcast tv yang berkembang pesat tentu memang adalah Negara Amerika dan Negara-negara Eropa sampai hari ini.
Namun munculnya TV swasta di tahun 1990-an di Indonesia membuat kebijakan pemerintah mengenai televisi berubah secara mendasar, dimana monopoli siaran televisi tidak terulang kembali. Kini sejak era siaran tv swasta semarak perkembangan dunia broadcasting tv pun semakin maju terutama di pertelevisian Indonesia yang jika disimpulkan tv di Indonesia terbagi atas empat yakni: Televisi Negara/ Pemerintah, Televisi Swasta, Televisi Komunitas, Televisi Berlangganan. Keempatnya mempunyai potensi untuk berkembang dan menjadi sarana penyampaian informasi, hiburan dan pendidikan. Namun demikian setiap televisi mengadakan siaran dengan berbagai macam jenis program acara baik drama, nondrama dan news. Di tahun 2003 secara serentak tv swasta nasional bermunculan, hal ini tentu membutuhkan program acara yang semakin banyak pula. Nah, pola inilah yang membentuk dituntutnya tenaga-tenaga ahli (kreatif ) yang mampu membuat program acara televisi secara simultan dan kontinu, sebab televisi tanpa program acara tidak akan pernah ada siaran televisi.
Di samping itu televisi memilki karakteristik yang unik antara lain: pesan yang disampaikan untuk khalayak luas, heterogen dan tidak mengenal batas geografis ataupun kultural, bersifat umum, tidak ditujukan untuk pribadi, cepat, selintas, berjalan satu arah, terorganisasi, periodik dan terarah serta mencakup berbagai aspek kehidupan. Dibanding media lain seperti radio, surat kabar, majalah, buku dan lain sebagainya televisi memiliki sifat yang istimewa. Dimana televisi menggabungkan antara media suara (audio) dan gambar (visul), selain itu televisi bisa bersiafat: informatif (information), menghibur (entertainment), mendidik (education), politis (propaganda) atau bahkan gabungan keempatnya.


[Dari Buku Penulisan Naskah Televisi Format acara Nondrama, News & Sport – Grassindo 2013 – Penulis Anton Mabruri KN ] BUKU Broadcast: Penulisan Naskah TV (untuk Format Acara TV Nondrama, News & Sport)

Thursday, 30 August 2018

Susunan Credit Film

Susunan Credit Film Yang Biasa Digunakan

Bagaimanakah cara mengatur susunan credit film yang tepat? Apakah nama sutradara dulu atau produser dulu? Lalu bagaimana dengan nama-nama bintang? Susunan credit film memang bagian yang cukup tricky, tetapi jangan khawatir, karena sebetulnya ada guideline yang bisa membantu kalian menyusun credit title dengan lebih rapi.

Sebelum kami membeberkan susunan credit film yang biasa digunakan, kami ingin memberi tips yang bermanfaat dulu. Jumlah kru yang amat banyak kadang memang membuat ada satu atau dua nama yang terlewat. Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, maka kalian perlu membuat list nama kru sejak awal. Biasanya nama-nama pemeran dan kru akan dikumpulkan menjadi satu booklet kecil, sehingga apabila ada nama yang terlewat, yang bersangkutan dapat langsung memberitahu. Selain itu, sebelum kamu merampungkan credit title di film kamu, sebaiknya kamu konfirmasi ulang, setidaknya dengan chief atau kepala departemen dari orang yang bersangkutan.

Tak perlu berpanjang lebar lagi, berikut kami beberkan susunan credit film yang biasa digunakan:
  1. Sutradara
  2. Penulis
  3. Produser
  4. Produser Eksekutif
  5. Pemeran Utama
  6. Pemeran Pendukung
  7. Penata Kamera
  8. Desain Produksi
  9. Penyunting Gambar
  10. Co-produser
  11. Penata Musik
  12. Penata Suara

Nama-nama di atas adalah jabatan yang biasanya diberikan satu frame khusus. Lalu, bagaimana dengan rolling credit? Rolling credit biasanya diputar tepat setelah susunan credit film tadi selesai diputar. Nah, untuk susunan rolling credit adalah sebagai berikut:
  1. Manajer Unit Produksi
  2. Asisten Sutradara 1
  3. Asisten Sutradara 2
  4. Nama-Nama Pemeran Lengkap (Biasanya diurutkan dalam urutan tampil).
  5. Koreografi & Stuntman
  6. Kru Produksi (Production assistant, supervisor, dsb)
  7. Kru Penyutradaraan (Script supervisor, continuity, dsb)
  8. Kru Kamera (Asisten Kamera, Gaffer, Grip, DIT, Loader, dsb)
  9. Kru Artistik (Artistik, Hair/Makeup, Wardrobe)
  10. Kru Pascaproduksi (Manajer, Colorist, penyelaras suara, digital imaging artist, CGI artist, dsb)
  11. Musik (kredit musik & lagu yang digunakan dalam film)
  12. Ucapan terimakasih khusus (special thanks).
  13. Ucapan terimakasih.
  14. Logo sponsor & rekan.
  15. Copyright.
Contoh susunan credit film bisa dilihat di contoh berikut ini:



Kurang lebih seperti ini susunan credit film yang biasa digunakan. Kalau kamu punya masukan atau pertanyaan, silakan langsung aja tulis di kolom komentar yaaa!


Sumber Literasi : 
http://studioantelope.com/susunan-credit-film-yang-biasa-digunakan/

==================
Sebelum kami memposting  ulang tulisan ini, kami menelaah sejauh mana tulisan dari www.studioantelope.com ini ditulis. Sebelum itu kami mohon ijin berbagi tulisan ini kepada komunitas blogger kami, sebagai bentuk berbagi pengetahuan yang cukup penting. Terima kasih sebelumnya kami ucapkan. Salam

Thursday, 23 August 2018

7 ALAT UNTUK MEMBUAT SHORT MOVIE (FILM PENDEK)

Terciptanya kamera DSLR dan ponsel canggih dengan resolusi kamera yang tinggi memudahkan seseorang menciptakan karya seni dibidang film. Dari sinilah istilah Movie Indie muncul sebagai film-film yang dibuat secara independen atau perorangan diluar industri besar studio film. Film Pendek ini sering ditemukan di festival-festival film mulai dari tingkat kota hingga internasional.

Seiring berjalannya waktu, pengguna kamera DSLR dapat membuat film yang mereka inginkan. Tanpa memerlukan dana yang besar karya-karya mereka dapat di salurkan ke social media seperti YouTube sebagai “Bioskop” para pembuat Film Pendek. Kabar baiknya lagi sekarang penggemar Film Pendek di YouTube semakin meningkat dan ditunggu-tunggu oleh para penggemar film. Jadi, tidak mustahil jika Anda menjadi terkenal di YouTube dengan Film karya Anda.

Berikut adalah 7 peralatan yang dibutuhkan untuk membuat Film Pendek, selamat menyaksikan.

1. KAMERA
Kamera merupakan senjata utama dalam proses membuat film. Memilih kamera yang tepat adalah solusi yang cerdas. Misalnya, ada baiknya jika pembuatan film Anda memerlukan kamera dengan fitur Image Stabilization didalamnya. Dengan fitur ini memungkinkan film yang Anda buat stabil tanpa bantuan tripod yang mengocek uang lebih dalam.

Berikut adalah beberapa rekomendasi kamera :

Canon : (1100D, 700D, 600D, 70D, 7D, 5D Mark II)
Nikon : (D5300, D7100 (DX), D610 (FX))
Sony : (A5000, A6000, A7S)

2. TRIPOD


Tripod merupakan pijakkan bagi kamera. Fungsi sesungguhnya adalah sebagai alat stabil agar film yang dihasilkan tidak goyah. Dibeberapa adegan film tripod sangat dibutuhkan untuk menghasilkan film yang berkualitas.

3. SLIDER


Slider merupakan aksesoris kamera yang berfungsi sebagai jalur kamera agar kamera dapat bergerak ke kiri dan ke kanan dengan halus. Biasanya slider digunakan untuk film documenter dan film romantic.

4. LIGHTING

Lighting sangat dibutuhkan untuk menghasilkan cahaya yang diinginkan. Salah satunya lampu LED CN-160 (angka 160 merupakan jumlah lampu LED). Biasanya dibutuhkan 2 lampu jenis ini untuk membuat film, kenapa membutuhkan 2 lampu? Agar tidak timbul bayangan kecuali jika Anda menginginkan adanya bayangan.

5. SOUND RECORDER 


Salah satu alat terpenting dalam pembuatan film adalah alat perekam suara. Kita harus memastikan setiap adegan jelas terdengar agar film tersebut dapat dinikmati. Oleh karenanya, sangat penting untuk mengambil trek suara dengan alat perekam khusus daripada mengandalkan microphone kamera kita.

Salah satu rekomendasi kami adalah Zoom H4N. Walau pun produk ini sudah lama sekali diproduksi, tapi Zoom H4N punya posisi khusus di hati para videografer dengan teknik DSLR Cinematography.

Zoom H4N memiliki 4 channel audio recorder, 2 built in Stereo Condensor + 2 external input combo dengan phantom power. Dengan fitur-fitur mumpuni, Zoom H4N masih menjadi standar sound equipment untuk video di dunia saat ini.

6. MICROPHONE 

Walaupun di kamera Anda sudah tersedia microphone internal tidak ada salahnya untuk mencoba microphone eksternal untuk menghasilkan audio yang memuaskan. Ada 3 pilihan microphone untuk pengambilan suara sesuai kebutuhan yaitu shotgun mic, boom mic, dan clip-on. Untuk film dokumenter kita akan banyak menggunakan clip-on, dan untuk film pendek, boom mic merupakan elemen penting. Sementara itu shotgun mic sangat cukup untuk video reportase.

7. PC dan SOFTWARE EDITING


Butuh laptop yang mumpuni untuk mengedit video resolusi besar ala DSLR Cinematography. Laptop yang dipilih harus punya prosesor di atas intel core i5 dan kapasitas memori besar. Kapasitas memori (RAM) akan sangat mempengaruhi preview film. RAM di bawah 8 giga akan membuat preview video cenderung putus-putus.

Selain itu, kecepatan VGA juga harus tinggi agar proses rendering dan olah gambar lebih cepat dan lancar. Hardisk yang besar juga sangat dibutuhkan untuk menyimpan video dan hasil film kita. Beberapa laptop yang bisa menjadi pilihan kita adalah Mac Book Pro MD103LL/A, HP ZBook 17, dan Asus G55VW

Soal software editing, beberapa software yang bisa kita gunakan adalah Final Cut Pro, Adobe Premiere, Sony Vegas Pro, Pinnacle Studio, dan After Effect. Sementara itu, beberapa software rekomendasi untuk penyuntingan suara adalah Sound Forge dan Garage Band.



Sumber Literasi : 
http://2v-filmmakers.blogspot.com/2016/02/7-alat-yang-dibutuhkan-membuat-untuk.html



==================
Sebelum kami memposting  ulang tulisan ini, kami menelaah sejauh mana tulisan dari www.filmmakers.blogspot.com ini ditulis. Sebelum itu kami mohon ijin berbagi tulisan ini kepada komunitas blogger kami, sebagai bentuk berbagi pengetahuan yang cukup penting. Terima kasih sebelumnya kami ucapkan. Salam

Kamu tertarik dengan dunia BROADCAST TV, FILMMAKING, CONTENT CREATORS, MULTIMEDIA, dari kami?
Klik Subscribe untuk update !